Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal

Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal, anda bisa menyimak artikel kami tentang Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal dibawah ini.

Kehadiran smartphone unggulan seperti Samsung Galaxy S6 dan LG G4 terancam tertunda. Hal itu lantaran chip yang akan menjadi dapur pacunya, yakni Snapdragon 810 mengalami sedikit masalah dalam proses produksinya.

Terkait adanya masalah pada proses produksi chip Snapdragon 810, Business Korea, sempat merilis kabar jika hal tersebut bakal berdampak pada tertundanya kehadiran Galaxy S6, LG G3, dan produk flagship lainnya.

Qualcomm dikabarkan tengah mengalami kesulitan dalam memproduksi chip baru mereka karena adanya masalah overheat dan penurunan kecepatan.

Seorang sumber di Qualcomm mengatakan kepada Business Korea, bahwa Snapdragon 810 mengalami overheat ketika mencapai tegangan tertentu dan melambat karena adanya masalah dengan kontroler RAM yang terkoneksi ke AP. Selain itu ada juga masalah error di dalam driver GPU Adreno 430.

Atas berita yang sudah beredar luas itu, Qualcomm belum mau berkomentar lebih jauh mengenai rumor atau spekulasi yang ada. Bahkan pihak Qualcomm tetap yakin bahwa Snapdragon 810 bakal tetap ada dijalur dan berharap perangkat komersial dengan chipset itu akan tersedia pada paruh pertama 2015.

“Kami tidak akan berkomentar terkait rumor atau spekulasi yang Anda referensikan, tapi saya dapat memberitahu Anda bahwa segalanya dengan Snapdragon 810 tetap ada dijalur dan kami berharap perangkat komersial akan tersedia di 1H 2015,” demikian kata juru bicara Qualcomm sebagaimana dilansir Techradar

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul Diisukan Bermasalah, Qualcomm Yakin Snapdragon 810 Hadir Sesuai Jadwal ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.

Advertisements

Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps

Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps, anda bisa menyimak artikel kami tentang Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps dibawah ini.

Apple telah menambahkan 9 lokasi baru di fitur Flyover di Maps, termasuk tiga titik lokasi di Perancis, sebelah tengara di Swedia, satu titik di Selandia Baru, dua titik di Arizona, dan beberapa landmark Amerika Serikat di Wyoming dan Arkansas.

Adapun daftar lengkap lokasi baru ditambahkan antara lain: Avignon-Perancis, Biarritz-Perancis, Perpignan-Perancis, Visby-Swedia, Dunedin-Selandia Baru, Devil`s Tower-Wyoming, Grand Canyon-Arizona, Meteor Crater-Arizona, Royal George-Arkansas.

Dilansir dari 9to5mac, Fitur Flyover memungkinkan pengguna melakukan pitch and zooming (mencubit layar,memperbesar dan menggeser pandangan) dengan tampilan beresolusi lebih tinggi dan penambahan jumlah lokasi hingga hari ini mencapai 101.

Fitur Flyover telah ada sejak diperkenalkannya layanan pemetaan built-in-house Apple, namun aplikasi telah berangsur-angsur mulai disempurnakan oleh Apple. Dengan update iOS 8, Apple mulai menambahkan dukungan untuk fitur baru yang disebut “City Tour”, yang bekerja seperti tour 3D ke banyak lokasi Flyover yang didukung di Maps. Misalnya pada City Tour Perancis, tampilan pandangan Anda akan diajak ke berbagai landmark terkenal seperti Katedral Notre Dame dan Pantheon. Flyover dan City Tours tersedia dalam aplikasi terbaru Mac juga

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul Apple Tambahkan 9 Lokasi Baru di Fitur Flyover di Maps ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.

Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta

Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta, anda bisa menyimak artikel kami tentang Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta dibawah ini.

Dell mempertegas komitmen kepada para mitranya di Asia Pasifik dan Jepang, seiring pertumbuhan pesat bisnis channel partner Dell beberapa tahun terakhir. Untuk memastikan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan bagi perusahaan dan para mitranya, Dell telah menunjuk pimpinan baru untuk bisnis channel di APJ dan mengumumkan program-program terbaru untuk mempercepat pertumbuhan tersebut di tahun 2015.

Seperti yang dilansir dari email yang dikirimkan ke Redaksi Tabloid PULSA, untuk meningkatkan produktivitas para mitranya, Dell meluncurkan inisiatif global baru, yaitu Business Accelerator, dengan nilai investasi sebesar USD $125 juta untuk membantu para mitranya dalam proses tender dan memenangkan akuisisi baru, serta perpanjangan kontrak dari para pelanggannya. Program ini akan membantu para mitra Dell meningkatkan kapasitas storage di portofolio konsumen, memberikan imbalan atas kontribusi mereka dalam menumbuhkan bisnis solusi client dan enterprise, dan melipat-gandakan investasi penyediaan peralatan demo dan upaya lead generation. Dell juga meningkatkan kemampuan sistem teknologi informasinya dan akan menyediakan alat-alat tambahan di area-area seperti manajemen kepemimpinan (lead management), registrasi kesepakatan (deal registration), pelatihan dan sertifikasi, navigasi dan mobilitas.

Di awal 2015, Dell juga membantu para mitranya mendapatkan manfaat total dari solusi end-to-end Dell dengan pelatihan kompetensi PartnerDirect terbaru untuk membantu para mitra memiliki pengetahuan dan kemampuan menawarkan solusi komprehensif yang sesuai dengan kebutuhan konsumen mereka. Dell juga memperkenalkan pelatihan kompetensi terbaru dan termodern untuk Storage dan Identity and Access Management bagi para mitra yang ingin mengambil spesialisasi khusus di bidang ini.

Dell juga akan memperluas program Dell Engineers Club ke lebih banyak negara-negara APJ sebagai wujud dukungan yang berkelanjutan terhadap komunitas insinyur (engineer) yang bekerja di mitra-mitra Dell. Program, yang pertama kali diluncurkan tahun 2012, telah memiliki lebih dari 1.000 anggota ekslusif di India, China dan Korea. Program ini membantu para insiyur meningkatkan keahlian teknis mereka dengan memberikan akses pada berbagai sumber daya, informasi dan pelatihan tambahan.

Menurut Amit Midha (President & Chairman Emerging Markets Dell Asia Pasifik & Jepang), kunci kesuksesan bisnis channel Dell di Asia Pasifik dan Jepang adalah kepemimpinan para pelaku bisnis channel di wilayah tersebut. Seiring komitmen Dell untuk terus memberikan nilai tambah kepada konsumen dan meningkatkan bisnis yang memberikan kontribusi pendapatan terbesar, Dell juga memperluas dan meningkatkan hubungan dengan para mitra Dell di Asia Selatan dan Jepang. Dan diharapkan dengan investasi tersebut, akan menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi Dell dan para mitra channel-nya di masa mendatang. (Nariswari)

Dell mempertegas komitmen kepada para mitranya di Asia Pasifik dan Jepang, seiring pertumbuhan pesat bisnis channel partner Dell beberapa tahun terakhir. Untuk memastikan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan bagi perusahaan dan para mitranya, Dell telah menunjuk pimpinan baru untuk bisnis channel di APJ dan mengumumkan program-program terbaru untuk mempercepat pertumbuhan tersebut di tahun 2015.

Seperti yang dilansir dari email yang dikirimkan ke Redaksi Tabloid PULSA, untuk meningkatkan produktivitas para mitranya, Dell meluncurkan inisiatif global baru, yaitu Business Accelerator, dengan nilai investasi sebesar USD $125 juta untuk membantu para mitranya dalam proses tender dan memenangkan akuisisi baru, serta perpanjangan kontrak dari para pelanggannya. Program ini akan membantu para mitra Dell meningkatkan kapasitas storage di portofolio konsumen, memberikan imbalan atas kontribusi mereka dalam menumbuhkan bisnis solusi client dan enterprise, dan melipat-gandakan investasi penyediaan peralatan demo dan upaya lead generation. Dell juga meningkatkan kemampuan sistem teknologi informasinya dan akan menyediakan alat-alat tambahan di area-area seperti manajemen kepemimpinan (lead management), registrasi kesepakatan (deal registration), pelatihan dan sertifikasi, navigasi dan mobilitas.

Di awal 2015, Dell juga membantu para mitranya mendapatkan manfaat total dari solusi end-to-end Dell dengan pelatihan kompetensi PartnerDirect terbaru untuk membantu para mitra memiliki pengetahuan dan kemampuan menawarkan solusi komprehensif yang sesuai dengan kebutuhan konsumen mereka. Dell juga memperkenalkan pelatihan kompetensi terbaru dan termodern untuk Storage dan Identity and Access Management bagi para mitra yang ingin mengambil spesialisasi khusus di bidang ini.

Dell juga akan memperluas program Dell Engineers Club ke lebih banyak negara-negara APJ sebagai wujud dukungan yang berkelanjutan terhadap komunitas insinyur (engineer) yang bekerja di mitra-mitra Dell. Program, yang pertama kali diluncurkan tahun 2012, telah memiliki lebih dari 1.000 anggota ekslusif di India, China dan Korea. Program ini membantu para insiyur meningkatkan keahlian teknis mereka dengan memberikan akses pada berbagai sumber daya, informasi dan pelatihan tambahan.

Menurut Amit Midha (President & Chairman Emerging Markets Dell Asia Pasifik & Jepang), kunci kesuksesan bisnis channel Dell di Asia Pasifik dan Jepang adalah kepemimpinan para pelaku bisnis channel di wilayah tersebut. Seiring komitmen Dell untuk terus memberikan nilai tambah kepada konsumen dan meningkatkan bisnis yang memberikan kontribusi pendapatan terbesar, Dell juga memperluas dan meningkatkan hubungan dengan para mitra Dell di Asia Selatan dan Jepang. Dan diharapkan dengan investasi tersebut, akan menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi Dell dan para mitra channel-nya di masa mendatang

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul Kembangkan Jaringan Bisnis Asia Pasifik, Dell Investasi USD$ 125 Juta ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.

Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s

Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s, anda bisa menyimak artikel kami tentang Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s dibawah ini.

Lenovo resmi meluncurkan smartphone Android baru yang tersedia di Tiongkok mulai hari ini. Disebut Lenovo K3 “Music Lemon”, perangkat tersebut merupakan bagian dari rencana Lenovo untuk melawan Xiaomi. Dengan demikian, K3 menawarkan fitur yang cukup keren dengan harga yang sangat menarik, sekitar Rp 1,2 jutaan.

Lenovo K3 menjalankan Android 4.4 KitKat, dan memiliki spesifikasi yang sedikit lebih menarik dibandingkan dengan Xiaomi Redmi 1S, termasuk: layar 5 inci 720p IPS, konektivitas LTE, kamera belakang 8 MP, kamera depan 2 MP, Waves MaxxAudio, 1 GB RAM, dan 16 GB ruang penyimpanan yang bisa diperluas. Handset ini didukung oleh Snapdragon 410 prosesor quad-core 1,2 GHz, berukuran 141 x 70,5 x 7,9 mm, dan dilengkapi dengan 2300 mAh baterai.

Menurut CNMO, Lenovo K3 akan tersedia pada toko online seperti smartphone Xiaomi, dan sepertinya ditawarkan di Tiongkok secara eksklusif melalui JD, salah satu pengecer terbesar di negara itu.

Lenovo K3 Music Lemon 1 Images Stories Imagesdesember2014 Thumb Other400 0

Baca juga:
Lenovo K3 Lemon, Warna Cerah Plus Processor 64 Bit
Lenovo A808T-I, Versi Murah dari Lenovo Golden Warrior A8
Review: Xiaomi Redmi 1S, Smartphone Sejutaan ber-UI Segar, Mode Penjualan Merepotkan

Lenovo akan meluncurkan K3 (atau setidaknya handset yang mirip dengan itu) di pasar lain dalam waktu dekat, tapi untuk saat ini belum ada rincian resmi mengenai hal ini. Tertarik?

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul Lenovo K3, Disiapkan untuk Hadang Redmi 1s ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.

HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone?

HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone? – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone? yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone?, anda bisa menyimak artikel kami tentang HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone? dibawah ini.

Baru kemarin, tweet dari Upleaks mengungkapkan bahwa flagship HTC berikutnya tidak akan disebut HTC One (M9), melainkan HTC Hima. Selain menggunakan Android, baru-baru ini Upleaks juga menyebutkan bahwa Hima akan tersedia versi Windows Phone.

Flagship HTC saat ini HTC One (M8) memang tersedia dalam dua versi, Android dan Windows Phone 8.1. Menimbang bahwa platform terakhir belum mendukung tampilan resolusi yang lebih besar dari 1080 x 1920, bisa jadi spesifikasi terbaru nanti menggunakan layar 5 inci 1080 x 1920 piksel. Awalnya dikabarkan menggunakan layar 5,5 inci dengan resolusi 1440 x 2560.

Jika HTC tidak membatasi flagship terbaru dengan resolusi layar 1080p, HTC bisa mengejar ketinggalan dengan flagship lain terutama yang sudah menggunakan resolusi QHD dan RAM 3GB plus kamera bersensor besar.

Baca juga:
Hima akan Jadi Andalan HTC Berikutnya
HTC One M9 Pakai Audio dari Bose?
Resmi Diumumkan, HTC Desire 620 akan Tersedia di Desember

Tapi untuk saat ini informasi HTC Hima masih sebatas bocoran dari sumber tak resmi, dan masih sangat mungkin berbuah hingga produk tersebut diumumkan langsung oleh HTC. Dan diperkirakan penampakan aslinya baru muncul Maret mendatang

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone?. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul HTC Hima Bakal Punya Versi Windows Phone? ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.

Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot

Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot, anda bisa menyimak artikel kami tentang Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot dibawah ini.

Foxconn boleh saja memiliki rencana menggunakan robot untuk merakit iPhone generasi mendatang. Tapi Apple tetap yang punya kuasa. Sebuah laporan dari Tiongkok mengatakan bahwa robot yang telah dibangun oleh Foxconn untuk perakitan, belum bisa memenuhi tuntutan Apple.

Apple meminta tingkat akurasi .02mm, sedangkan robot hanya dapat bisa mencapai tingkat .05 mm. Selain itu, jari-jari robot tidak segesit jari manusia. Saat ini robot sebagian besar digunakan untuk mengencangkan sekrup, dan untuk tugas-tugas lain yang lebih mudah.

Di industry perakitan, robot banyak digunakakan untuk perakitan mobil, dan untuk saat ini belum cocok untuk produksi perangkat mobile. Dan generasi kedua Foxbots memang sedang dipersiapkan, mungkin beberapa waktu ke depan mereka siap untuk menangani jenis perakitan yang kompleks yang diperlukan untuk membangun sebuah iPhone.

Baca juga:
Tahun Depan Apple Siapkan iPhone 4 Inci
Program ‘iPad For All’ Ditunda
Apple Akui Hapus Daftar Lagu di Luar iTunes

Jadi untuk saat ini Apple senang untuk menawarkan iPhone yang masih dibuat dengan bantuan tangan manusia bukan mesin. Tentu saja setelah Foxbots menjadi lebih sempurna dalam beberapa tahun, bisa lebih menghemat biaya dan lebih cepat

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul Apple Belum Mau iPhone-nya Dirakit Pakai Robot ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.

Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel

Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel – Kali ini Ragam Handphone akan mengulas artikel Handphone terbaru berjudul Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel, anda bisa menyimak artikel kami tentang Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel dibawah ini.

Teknologi piranti sandang masih terus berkembang. Dari bentuk gelang, kalung, cincin dan tak ketinggalan pakaian, salah-satunya jaket yang dibuat oleh Tommy Hilfiger.

Untuk mendukung kelangsungan aktivitas Anda dengan gadget, Tommy Hilfiger menenalkan jaket dengan kemampuan mengisi daya baterai ponsel. Uniknya, jaket ini dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber tenaga listrinya.

Selain itu, di dalam jaket terdapat baterai yang dilengkapi dengan dua port USB, sehingga Anda dapat mengisi hingga dua perangkat sekaligus. Menurut Pvilion, yang merancang panel surya, bila terisi penuh, bisa digunakan untuk mengisi hingga empat kali baterai 1500mAh.

Baca juga:
Acer Liquid Leap Tiba di Indonesia, Harga Rp999.000
Samsung Gear S Terjual 10 Ribu Unit di Korsel
Sharp Pamer Prototipe Smartwatch dengan Display Hemat Energi

Sayangnya, jaket tersebut masih terlihat aneh. Sebab panel surya yang diletakkan di bagian belakang jaket masih terlalu besar dengan bentuk yang terkesan kaku. Harganya pun tak bisa dibilang murah, 599 dolar AS atau sekitar Rp7 jutaan. Tertarik?

Sekian berita Handphone terbaru dari kami mengenai Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel. Harapan kami semoga artikel seputar Handphone yang berjudul Tommy Hilfiger Bikin Jaket yang Bisa Nge-Charge Ponsel ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Handphone untuk mendapatkan berita seputar Handphone setiap harinya.